News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Makan Pedas Bisa Cegah Hipertensi?

Makan Pedas Bisa Cegah Hipertensi?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

sambal-doktersehat
Photo Source: resepista.blogspot.com

DokterSehat.Com– Penyebab utama terkena masalah tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kebiasaan mengonsumsi makanan asin atau kaya akan garam. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar natrium di dalam garam yang bisa meningkatkan tekanan darah di dalam tubuh. Padahal, menurut pakar kesehatan, kita sebaiknya membatasi asupan garam maksimal satu sendok teh saja dalam sehari.

Dilansir dari Reuters, demi mencegah kebiasaan mengonsumsi banyak garam, pakar kesehatan menyarankan kita untuk mencoba makanan pedas. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Third Military Medical Unitersity, mereka yang suka mengonsumsi makanan pedas cenderung mampu menurunkan asupan garam dengan signifikan. Dengan rata-rata konsumsi garam yang lebih rendah, maka risiko untuk terkena hipertensi tentu bisa ditekan.

Dalam penelitian yang kemudian dipublikasikan dalam jurnal berjudul Hypertension ini, disebutkan bahwa orang yang hobi makan pedas cenderung mengonsumsi garam rata-rata 10,3 gram per hari, jauh lebih rendah dari orang yang mengonsumsi makanan biasa yang bisa mengonsumsi garam hingga 13,4 gram per hari.

Dr. Zhiming Zhu, salah satu peneliti yang terlibat menyebutkan bahwa dengan mengonsumsi makanan pedas, maka kita akan mendapatkan senyawa capsaicin yang mampu membuat lidah menjadi lebih sensitif dengan rasa asin. Hal ini membuat kita tak perlu lagi menambahkan garam terlalu banyak pada makanan hanya demi membuatnya tidak terasa hambar.

“Menurut penelitian kami, gemar makan pedas memiliki efek yang penting dalam menurunkan asupan garam dan mencegah peningkatan tekanan darah, tak peduli jumlah dan jenis makanannya,” ucap dr. Zhiming.

“Kami menyarankan setiap orang untuk lebih menikmati makanan pedas meskipun tentu saja harus melihat seberapa pedas rasa yang mampu mereka toleransi,” pungkasnya.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.