![]() |
| Foto unggahan akun media sosial group facebook |
KARAWANG,ETIKANEWS.COM – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Tanjungpura 1, Desa Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, menuai sorotan tajam dari warganet. Menu makanan yang diterima siswa dinilai tidak mencerminkan standar gizi seimbang sebagaimana tujuan program pemerintah tersebut.
Sorotan tersebut mencuat setelah sebuah unggahan beredar di grup Facebook Karawang Terkini. Dalam unggahan itu, ditampilkan menu MBG yang disebut hanya berupa bakso dan satu buah pisang. Pengunggah mempertanyakan kelayakan menu tersebut jika dibandingkan dengan anggaran MBG yang dikabarkan mencapai Rp15 ribu per siswa.
“Masyaallah, masa MBG di SDN Tanjungpura 1 kayak gini doang. Tolong kepada pengurus MBG jangan terlalu banyak korupsinya. Rp15 ribu cuma bakso sama pisang,” tulis akun tersebut, Senin (19/1/2026).
Unggahan tersebut memicu beragam reaksi dari warganet. Akun Jefry* menuliskan, “Semua juga di mana-mana korupsinya, sungguh terlalu.” Komentar itu mencerminkan kekecewaan sebagian masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG di sekolah tersebut.
Namun, tidak semua warganet sepakat dengan tudingan tersebut. Akun Herly Pr* memberikan pandangan berbeda dengan menyebutkan bahwa anggaran Rp15 ribu tidak sepenuhnya digunakan untuk makanan siswa.
“Rp15 ribu itu bukan semua buat makan anak-anak. Tapi ada gaji karyawan dan lain-lain. Coba cek Google Rp15 ribu itu untuk apa saja,” tulisnya.
Perbedaan pendapat itu menunjukkan adanya pro dan kontra di tengah masyarakat terkait pemahaman penggunaan anggaran Program Makan Bergizi Gratis. Meski demikian, warganet tetap menekankan pentingnya transparansi dan pengawasan agar program tersebut benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi siswa.
Program MBG sendiri bertujuan meningkatkan asupan gizi anak sekolah sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting. Karena itu, kualitas menu serta keterbukaan pengelolaan anggaran menjadi perhatian penting masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun pengelola Program MBG SDN Tanjungpura 1 Karawang terkait unggahan yang viral tersebut. Masyarakat berharap adanya klarifikasi dan evaluasi agar pelaksanaan program ke depan dapat berjalan sesuai tujuan.
Editor: Aep Apriyatna


