News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

gadis-25-kg-doktersehat
Photo Source: Sohu

DokterSehat.Com– Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun.

Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan.

Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehari.

Saat berat badannya mulai menurun, Xiao sangat senang dan memilih untuk meneruskan diet ekstrimnya. Terkadang, Xiao bahkan memuntahkan kembali makanan yang ia konsumsi hanya demi mencegah kenaikan berat badannya. Hal ini membuat berat badannya menurun hingga 30 kg dalam waktu 3 tahun saja.

Dengan berat badan yang sangat tidak sehat ini, Xiao mulai mengalami gangguan kesehatan seperti ruam-ruam di sekujur tubuh, lemah untuk berjalan, memar-memar, hingga luka pada pergelangan kaki.

Ibu Xiao terkejut tatkala menemukan kondisi Xiao yang terlihat sangat kurus. Ia pun kemudian mengirim anaknya ke dokter. Sayangnya, disana ia justru didiagnosis terkena anoreksia dan malnutrisi yang membuat organ tubuhnya tidak berfungsi dengan baik.

Saat di rumah sakit, Xiao sempat terjatuh dan membuat otaknya mengalami cerebral haemorrhage. Otaknya pun kemudian mengalami penyusutan jaringan yang membuatnya memiliki otak seperti nenek-nenek berusia 60 tahun. Xiao sempat terkena koma hingga 40 hari sebelum akhirnya terbangun dengan daya ingat yang terhapus total. Kini, ia pun kembali menjalani gaya hidup sehat demi menambah berat badannya menjadi normal.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.