News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

SMPN 1 Rengasdengklok Diduga Jalankan Praktek Pungli Berkedok Sumbangan

SMPN 1 Rengasdengklok Diduga Jalankan Praktek Pungli Berkedok Sumbangan

SMPN 1 Rengasdengklok
KARAWANG,ETIKANEWS.COM - Dugaan Pungutan liar (Pungli) di satuan pendidikan kembali mencuat. Kali ini, di SMPN1Rengasdengklok, Jalan tugu proklamasi no.9 rengasdengklok selatan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Berawal dari keluhan orangtua atau wali murid di sekolah itu. Mereka berkeberatan dengan sejumlah permintaan pungutan tersebut sebesar Rp 1juta  persiswa.

Dengan adanya bukti kwitansi pembayaran orang tua siswa sebesar Rp 100 ribu rupiah dengan cara di angsur pembayarannya setiap bulan. 

Berkedok sumbangan pendidikan, pungutan ini seolah menjadi alat untuk berlindung praktik pungutan liar yang direstui oleh Kepala Sekolah, guru dan komite. Dugaan pungutan liar (pungli) di SMPN 1 Rengasdengklok dikeluhkan orang tua siswa. Pasalnya pungutan dengan dalih sumbangan pendidikan untuk memenuhi kekurangan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ini angkanya mencapai jutaan rupiah.

Orangtua siswa yang enggan disebutkan namanya mengatakan, bahwa sumbangan yang diminta oleh oknum guru tersebut terkesan seperti ada pemaksaan, diduga termaksud Pungli, karena mematok biaya sebesar Rp 1 juta persiswa.

“Jika sifatnya sumbangan, maka seharusnya tidak ada pematokan nominal biaya yang dibebankan kepada anak didik. Bentuk sumbangan apapun itu tidak ada namanya pematokan dari sisi nilai rupiah. Yang ada keikhlasan dari orang tua murid,” ungkapnya Jumat (01/03/2024).

Untuk mengetahui kebenarannya reporter etikanews.com mencoba menemui Kepala SMPN 1 Rengasdengklok untuk konfirmasi dan bertemu salah satu staf SMPN 1 Rengasdengklok, Rahman.

"Kepala sekolahnya tidak ada di ruangan, lagi keluar entar kesini lagi aja pak," kata Rahman, Selasa ( 5/03/2024).

Hingga berita ini di terbitkan Kepala SMPN 1 Rengasdengklok belum bisa di temui dan di konfirmasi. 

Editor: Aep Apriyatna


Reporter: Asman/Agus

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.