News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Disnakertrans Karawang Diduga Bayar Rp 25 Juta Untuk Back Up Pemberitaan Miring Pakai Anggaran Kemitraan Media

Disnakertrans Karawang Diduga Bayar Rp 25 Juta Untuk Back Up Pemberitaan Miring Pakai Anggaran Kemitraan Media

Kepala Disnakertrans Karawang Rosmalia Dewi S.H.,M.H
KARAWANG,ETIKANEWS.COM - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang, Jawa Barat diduga kuat anggaran kemitraan media dibayarkan untuk memback up pemberitaan miring atau pemberitaan yang jelek dan dibayarkan ke salah satu media sebesar Rp 25 juta sampai Memorandum of Understanding (MoU).

Disinggung anggaran kemitraan media, Bendahara Disnaker Karawang RN mengatakan, jadi kita itu (Disnaker Karawang) disediakan anggaran itu Rp 49.880.000. Terus tiba tiba karena yang kalian posting atau berita berita doang, tetapi kalau ada berita jelek tentang Disnaker Karawang kalian tidak memback up kan.


"Kalian tidak push lagi dengan berita lain kan, tidak menutup berita jelek Disnaker Karawang lah. Akhirnya datanglah salah satu media, kita bikin MoU. Setahun itu Rp 25 juta untuk mem back up berita jelek Disnaker," kata Bendahara Disnaker Karawang RN dalam sambungan Celuller nya, Senin (2/6/2024).

Lanjut RN mengatakan, pokoknya kalau ada berita jelek dia (salah satu media) langsung push pemberitaan kerahkan admin buat nolong Disnaker. Akhirnya kami MoU dengan dia (salah satu media) setahun Rp 25 juta. Sebenarnya kita ada uang itu buat bayar ke salah satu media sebulan itu Rp 2.500.000. 

"Karena untuk penambahan anggaran paling bisa bulan Oktober, kalau buat perubahan itupun kalau bisa di ACC. Kalau sekarang kan tidak bisa karena sudah lewat, mau ga mau," ucapnya.

RN menambahkan, kalau media tidak memback up pemberitaan, media tidak dapat anggaran kemitraan seperti media ini . Soalnya MoU nya resmi, kalau wartawan yang biasa datang kesini kan kadang tidak ada link pemberitaannya. Pas kemarin di cek anggarannya tinggal Rp 2.6 juta, tidak cukup sampai Desember. Ini aja ada 65 media yang belum kita bayar. 

"Aku kemarin sudah ngomong tolong di back up Disnaker nya kepada wartawan wartawan yang suka kesini. Jadi jangan disalahin Disnakernya doang. Aku kesel ditagih tagih melulu sedangkan nanti aku disangkanya korupsi," ujarnya.

Padahal anggaran ini buat MoU sama salah satu media Rp 25 juta tuh. Jadi bukan di kita ingkar janji atau gimana. Harusnya buat setahun tiba tiba bulan sekarang tinggal Rp 29.6 juta saja. Kalau media ini buat memback up pemberitaan yang jelek jelek. 

"Pokoknya untuk memback up pemberitaan Disnaker Karawang oleh media ini. Itupun datangnya bulan Maret. Makanya wartawan dari Juni ke Oktober wartawan makin menumpuk," pungkasnya.

Sementara Kepala Disnaker Karawang Rosmalia Dewi saat diminta untuk konfirmasi lewat pesan whatsapp, Senin (3/6/2024) terkait dugaan anggaran kemitraan untuk memback up berita miring tentang Disnaker Karawang sampai menelan anggaran Rp 25 juta. Kadisnaker Karawang sampai berita ini ditayangkan belum memberikan jawaban atau bungkam. 


Editor: Aep Apriyatna

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.