Advertesiment

KDM Kunjungi SMKN 1 Karawang, Teken MoU Pendidikan Vokasi dengan Perusahaan Asal China

Redaksi
28 January 2026, January 28, 2026 WIB Last Updated 2026-01-28T10:59:29Z

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) bersama Kepala dan guru SMKN 1 Karawang

 

KARAWANG, ETIKANEWS.COM – Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), melakukan kunjungan kerja ke SMKN 1 Karawang, Rabu (28/1/2026). Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan perusahaan asal China PT EBL dalam rangka penguatan pendidikan vokasi.


Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) MoU dengan pihak perusahaan asal China


Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Purwanto, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Jawa Barat Riesye Silvana, Kepala Disnakertrans Rosma Dewi, para kepala sekolah SMA dan SMK, perwakilan perusahaan asal China, serta tamu undangan lainnya.



Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi bersama pihak perusahaan asal China. Kerja sama ini menjadi komitmen bersama dalam pengembangan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri global. 



Perusahaan tersebut bergerak di bidang produksi biji plastik yang digunakan antara lain untuk pembuatan alat tulis seperti pulpen, dan direncanakan akan menyerap hingga 3.000 tenaga kerja.



Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri internasional guna meningkatkan kualitas serta daya saing lulusan SMK. SMKN 1 Karawang dipilih karena dinilai siap mendukung pengembangan sumber daya manusia berbasis kebutuhan industri.




Dalam sambutannya, KDM menegaskan bahwa kolaborasi dengan perusahaan global merupakan langkah strategis untuk membuka peluang magang, transfer teknologi, serta penyerapan tenaga kerja bagi lulusan SMK, khususnya di Kabupaten Karawang.



“Kita ingin MoU ini benar-benar berdampak. Anak-anak di sini dipersiapkan menjadi calon tenaga kerja. Sekolah diarahkan untuk magang, masuk kerja juga melalui magang terlebih dahulu. Setelah lulus SMK, mereka bisa langsung bekerja,” ujar KDM.



Sementara itu, Kepala SMKN 1 Karawang, H. Rosli, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap pendidikan vokasi. Ia menyatakan kesiapan sekolahnya dalam menjalankan dan mendukung penuh program kerja sama tersebut.



Menurutnya, MoU ini menjadi peluang besar bagi siswa untuk memperoleh pengalaman industri secara langsung sekaligus memperluas kesempatan kerja setelah lulus.



Kunjungan kerja Gubernur Jawa Barat tersebut ditutup dengan peninjauan fasilitas sekolah serta dialog bersama siswa dan tenaga pendidik SMKN 1 Karawang.


Editor: Aep Apriyatna

Komentar

Tampilkan

  • KDM Kunjungi SMKN 1 Karawang, Teken MoU Pendidikan Vokasi dengan Perusahaan Asal China
  • 0

Berita Lainnya

Pemilu