Advertesiment

Sorotan Tajam H. Agus Sanusi Berbuah Teguran Camat, Lurah Palumbonsari Diminta Buka Mulut

Redaksi
07 April 2026, April 07, 2026 WIB Last Updated 2026-04-07T11:26:39Z

Wartawan Senior Karawang H. Agus Sanusi

 

KARAWANG, ETIKANEWS.COM – Kritik keras dari wartawan senior, H. Agus Sanusi, terhadap dugaan sikap arogan dan intimidatif yang menyeret Lurah Palumbonsari berinisial IS akhirnya memicu respons tegas dari pihak Kecamatan Karawang Timur.



Sorotan tersebut tak hanya menjadi perbincangan publik, tetapi juga mendorong Camat Karawang Timur, Bunawan, untuk turun tangan. Ia menegaskan bahwa setiap pejabat publik wajib terbuka terhadap kritik dan tidak menghindari klarifikasi.



Menurut H. Agus Sanusi, sikap bungkam yang ditunjukkan oleh lurah justru memperburuk situasi dan berpotensi mengikis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.



“Pejabat yang anti kritik itu berbahaya. Transparansi adalah kewajiban, bukan pilihan. Kalau tidak siap dikritik, sebaiknya tidak berada di jabatan publik,” tegasnya.



Polemik semakin mencuat setelah kehadiran Lurah Palumbonsari di kantor redaksi sebelumnya dinilai tidak memberikan jawaban substansial. Alih-alih meredakan situasi, pertemuan tersebut justru dianggap sekadar formalitas tanpa kejelasan sikap.




Menanggapi kondisi tersebut, Camat Bunawan menyebut persoalan ini dipicu oleh miskomunikasi. Namun, ia menekankan bahwa hak jawab merupakan hal yang tidak bisa diabaikan.



Ia mengaku telah menginstruksikan lurah untuk segera menemui pihak wartawan dan menyelesaikan persoalan secara terbuka agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.



“Saya sudah arahkan untuk bertemu langsung dan duduk bersama, supaya persoalan ini jelas dan tidak melebar ke mana-mana,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).



Lebih lanjut, Bunawan juga mengingatkan seluruh aparatur di wilayah kecamatan karawang timur agar menjaga etika dalam berinteraksi dengan media. Ia menegaskan bahwa media adalah mitra strategis dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.




“Gunakan tata krama dalam berkomunikasi. Media itu rekan kerja, bukan pihak yang harus dihindari. Jangan bersikap arogan, hadapi dengan terbuka,” tegasnya.



Di sisi lain, Aep, wartawan yang mengaku mengalami dugaan intimidasi, menegaskan bahwa pemberitaan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas jurnalistik dan bentuk tanggung jawab terhadap publik.



“Ini bukan persoalan pribadi. Ini menyangkut kepentingan masyarakat. Seharusnya dijelaskan secara terbuka, bukan dihindari,” katanya.



Hingga berita ini ditayangkan, publik masih menunggu langkah konkret dari Lurah Palumbonsari untuk memberikan klarifikasi resmi. Keterbukaan dinilai menjadi kunci utama untuk meredam polemik yang terus bergulir dan menjaga kepercayaan masyarakat.



Jurnalis : Asman S

Komentar

Tampilkan

  • Sorotan Tajam H. Agus Sanusi Berbuah Teguran Camat, Lurah Palumbonsari Diminta Buka Mulut
  • 0

Berita Lainnya

Pemilu