![]() |
| Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi |
TASIKMALAYA,ETIKANEWS.COM – Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan anak tidak sekolah (ATS) di wilayahnya. Hal itu disampaikan saat menghadiri rapat koordinasi Tim Satuan Tugas ATS di Aula Wiratanuningrat, Rabu (16/4/2026).
Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, para sekretaris dinas, forum PKBM, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Asep mengatakan, penanganan ATS harus diawali dengan pemetaan data yang akurat agar kebijakan yang diambil tepat sasaran dan dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan.
“Data yang ada harus bisa diterjemahkan menjadi langkah konkret. Harus dipetakan dengan baik agar solusi yang dihasilkan benar-benar menyentuh persoalan,” kata Asep.
Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan peningkatan layanan kesehatan, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia (SDM), yang sangat ditentukan oleh akses dan kualitas pendidikan.
“Ekonomi bisa tumbuh, kesehatan bisa membaik, tetapi tanpa peningkatan kualitas SDM, pembangunan belum bisa dikatakan berhasil. Pendidikan menjadi kunci utama, baik formal maupun nonformal,” ujarnya.
Asep juga mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah dengan Kementerian Agama, mengingat luasnya jaringan lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan instansi tersebut.
Menurut dia, kolaborasi tersebut menjadi penting untuk memperluas jangkauan intervensi dan mempercepat penanganan anak tidak sekolah di Kabupaten Tasikmalaya.
“Dinas Pendidikan harus terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Agama, karena mereka memiliki struktur pendidikan yang besar dan bisa menjadi mitra strategis,” kata Asep.
Jurnalis : Iwan K


