![]() |
| Disdikbud Kabuoaten Tasikmalaya Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) tingkat kabupaten tahun 2026 |
TASIKMALAYA, ETIKANEWS.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tasikmalaya sukses menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) tingkat kabupaten tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (6/5/2026) di SMP KHZ Sukarame dengan mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya.”
Pelaksanaan FLS2N menjadi bagian dari upaya strategis Disdikbud dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya lokal, sekaligus mengembangkan potensi serta bakat siswa di berbagai bidang seni.
Ketua panitia pelaksana, Andi Suandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga pembentukan karakter siswa melalui seni dan budaya.
“Melalui FLS2N, kami ingin menanamkan kecintaan terhadap seni budaya sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda,” ujarnya.
Pada FLS2N 2026, sebanyak tujuh cabang lomba dipertandingkan, yakni solo vokal, mendongeng, tari, menulis cerita, gambar bercerita, kriya, dan pantomim. Antusiasme peserta dan guru pendamping tahun ini pun mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Hal tersebut tidak terlepas dari capaian prestasi Kabupaten Tasikmalaya yang berhasil meraih juara pertama tingkat nasional pada cabang lomba menulis cerita di tahun sebelumnya.
“Prestasi tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Kami berharap tahun ini kembali melahirkan juara di tingkat nasional,” tambah Andi.
Persiapan kegiatan dilakukan selama kurang lebih satu bulan melalui koordinasi intensif guna memastikan seluruh rangkaian berjalan lancar.
Menariknya, pelaksanaan FLS2N tahun ini menghadirkan inovasi dengan mengintegrasikan kegiatan Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) serta lomba akademik dalam satu lokasi. Seluruh rangkaian kegiatan digelar secara terpadu pada 4 hingga 7 Mei 2026, berbeda dengan tahun sebelumnya yang dilaksanakan secara terpisah.
Dalam sistem penilaian, panitia menetapkan enam besar sebagai pemenang. Juara 1, 2, dan 3 memperoleh trofi dan sertifikat, sementara juara 4, 5, dan 6 mendapatkan sertifikat. Selain itu, juga akan ditetapkan juara umum.
Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya berharap melalui FLS2N 2026 dapat lahir generasi unggul yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi hingga nasional.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mencetak generasi terbaik yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter dan mencintai budaya bangsa,” pungkasnya.
Jurnalis : Iwan K
Editor : Aep Apriyatna


