Advertesiment

Kadishub Karawang Bantah Tudingan Menghamili Seorang Perempuan, Tantang Tes DNA

Redaksi
17 June 2026, June 17, 2026 WIB Last Updated 2026-06-17T16:24:58Z

Kepala Diahub Karawang, Jawa Barat, Muhana, S.STP

 

KARAWANG, ETIKANEWS.COM – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Karawang, Muhana, memberikan klarifikasi terkait tudingan yang viral di media sosial yang menyebut dirinya telah menghamili seorang perempuan. Klarifikasi tersebut disampaikan Muhana melalui sebuah video yang diunggah pada Rabu (17/06/2026).



Dalam pernyataannya, Muhana membantah keras seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan perbuatan sebagaimana yang dituduhkan dan menantang pihak yang menuduh untuk membuktikannya secara hukum.



Tantang Pihak Penuduh Buktikan dengan Tes DNA



Muhana mengatakan bahwa apabila ada pihak yang mengaku telah diperlakukan seperti yang dituduhkan, bahkan hingga hamil, maka ia mempersilakan untuk membuktikannya melalui tes DNA.



"Walaupun ada yang merasa diperlakukan seperti itu oleh saya, bahkan sampai hamil, naudzubillah. Ya misalkan nuduhnya ke saya, ayo buktikan, tes DNA," kata Muhana.



Menurutnya, tuduhan yang tidak disertai bukti hanya menimbulkan kegaduhan dan merugikan dirinya secara pribadi maupun profesional.



Persilakan Penyelesaian Secara Kekeluargaan



Selain meminta pembuktian secara ilmiah dan hukum, Muhana juga membuka ruang komunikasi apabila ada pihak yang merasa dirugikan oleh dirinya.



"Sekalian yang merasa dirugikan oleh saya silakan dia muncul lah, mungkin secara kekeluargaan atau secara gimana, ayo. Dengan tuduhan yang tidak berdasar seperti saya jadi keganggu pekerjaan, tugas saya terganggu, rumah tangga terganggu," ujarnya.



Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan cara yang baik dan tidak melalui tuduhan yang beredar tanpa dasar yang jelas.



Tegaskan Tidak Melakukan Perbuatan yang Dituduhkan



Muhana kembali menegaskan kepada rekan-rekan maupun masyarakat bahwa dirinya tidak pernah melakukan tindakan sebagaimana yang dituduhkan.



Menurutnya, keberaniannya memberikan klarifikasi secara terbuka karena ia merasa tidak bersalah dan memiliki keyakinan bahwa tuduhan tersebut tidak benar.



"Rekan-rekan  saya tegaskan bahwa saya tidak melakukan itu. Iya, pasti lah saya berani karena saya benar. Kalau ada yang merasa diperlakukan seperti itu oleh saya, bahkan sampai hamil, naudzubillah, misalkan nuduhnya ke saya, ayo buktikan tes DNA sekalian," tegasnya.



Klaim Tudingan Ganggu Psikologis dan Kehidupan Pribadi



Muhana mengaku tudingan yang beredar di media sosial tersebut telah berdampak pada kondisi psikologisnya. Selain itu, isu tersebut juga disebut mengganggu aktivitas pekerjaan serta kehidupan rumah tangganya.


Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya baru mengenal pihak yang menuduh pada tahun ini dan belum mengetahui motif di balik tuduhan tersebut.



"Karena saya tidak merasa melakukan itu, jadi mengganggu psikologi saya. Baru-baru ini, tahun ini kenal, saya tidak tahu motifnya," pungkas Muhana.



Menunggu Pembuktian dari Pihak Penuduh



Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi maupun bukti yang disampaikan oleh pihak yang melontarkan tuduhan tersebut. Sementara itu, Muhana menegaskan kesiapannya untuk menempuh proses pembuktian, termasuk tes DNA, apabila tuduhan tersebut dilanjutkan ke ranah hukum.



Jurnalis : Asman S

Komentar

Tampilkan

  • Kadishub Karawang Bantah Tudingan Menghamili Seorang Perempuan, Tantang Tes DNA
  • 0

Berita Lainnya

Pemilu