Advertesiment

Petani Tegalsawah Patungan Sewa Alat Berat, Kemana Anggaran Normalisasi Saluran Irigasi?

Redaksi
22 June 2026, June 22, 2026 WIB Last Updated 2026-06-22T10:42:31Z

Perbaikan Jalan dan normalisasi saluran irigasi tersier Desa Tegalsawah, Kecamatan Karawang Timur

 

KARAWANG, ETIKANEWS.COM – Di tengah status Kabupaten Karawang sebagai salah satu lumbung padi nasional, pemandangan miris justru terlihat di Desa Tegalsawah, Kecamatan Karawang Timur. Para petani setempat terpaksa patungan untuk menyewa alat berat guna melakukan normalisasi saluran air tersier yang menjadi sumber pengairan sawah mereka, Senin (22/6/2026).



Kondisi saluran yang mengalami pendangkalan membuat para petani khawatir pasokan air ke areal persawahan terganggu. Alih-alih menunggu bantuan, mereka memilih bergotong royong mengumpulkan dana demi memastikan air tetap mengalir ke lahan pertanian.



Salah seorang petani Desa Tegalsawah mengungkapkan, biaya normalisasi tersebut sepenuhnya berasal dari hasil iuran para petani. Dana yang terkumpul digunakan untuk menyewa alat berat agar pengerukan saluran dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.



"Anggaran ini hasil iuran para petani Desa Tegalsawah yang dikumpulkan untuk menyewa alat berat melakukan normalisasi saluran air tersier. Ini murni inisiatif para petani," ujarnya.



Menurutnya, dana yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar Rp3 juta. Namun jumlah tersebut masih belum mencukupi untuk menutupi seluruh kebutuhan pekerjaan normalisasi.



"Untuk dana yang dikumpulkan ada sekitar Rp3 jutaan, ini juga masih kurang," katanya.



Ia menegaskan kegiatan tersebut tidak melibatkan pemerintah desa maupun pihak lain. Seluruh biaya berasal dari swadaya petani yang peduli terhadap keberlangsungan pengairan sawah.



"Kalau ada yang mengatasnamakan pihak desa ataupun yang lainnya, bilang saja ke kami. Ini murni dari para petani Desa Tegalsawah," tegasnya.



Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan petani mengenai perhatian terhadap pemeliharaan saluran irigasi yang menjadi urat nadi sektor pertanian. Pasalnya, normalisasi saluran air merupakan kebutuhan penting untuk menjaga produktivitas sawah dan ketahanan pangan.



Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, Rohman, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkan adanya kegiatan normalisasi tersebut.



"Betul kang, dari Dinas Pertanian berdasarkan permohonan kelompok tani setempat," singkatnya.



Meski normalisasi akhirnya dapat dilakukan berkat gotong royong para petani, kondisi ini menjadi ironi tersendiri. Di daerah yang dikenal sebagai sentra produksi padi, para petani justru harus merogoh kocek pribadi untuk mengatasi persoalan dasar yang berkaitan langsung dengan kebutuhan pengairan lahan pertanian.



Kini para petani berharap adanya perhatian lebih serius dari pemerintah terkait pemeliharaan dan normalisasi saluran irigasi agar beban yang mereka tanggung tidak terus berulang setiap musim tanam.



Jurnalis : Asman S

Editor : Aep Apriyatna

Komentar

Tampilkan

  • Petani Tegalsawah Patungan Sewa Alat Berat, Kemana Anggaran Normalisasi Saluran Irigasi?
  • 0

Berita Lainnya

Pemilu