KARAWANG, ETIKANEWS.COM — Persoalan antara wartawan yang juga pemipin redaksi media etikanews.com Aep Apriyatna dan Serka Dahlan, Babinsa Kelurahan Palumbonsari, terkait pemantauan pembangunan proyek SMAN 2 Karawang akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. Jum'at (28/8/2026).
Pertemuan untuk menyelesaikan persoalan tersebut berlangsung di Kantor FKBH-FKPPI, Kelurahan Adiarsa Timur, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang. Kedua pihak sepakat mengedepankan komunikasi serta menjaga hubungan baik antara insan pers dan aparat kewilayahan.
Sebelumnya, persoalan tersebut mencuat setelah adanya pemberitaan mengenai keberatan seorang Babinsa terhadap aktivitas wartawan yang melakukan pemantauan proyek pembangunan SMAN 2 Karawang dengan nilai anggaran sekitar Rp1,29 miliar.
Dinamika tersebut kemudian mendapat perhatian dari Dewan Penasehat KB FKPPI. Dalam konteks tersebut, aparat tetap dapat menjalankan tugas pemantauan di wilayah binaannya, namun perlu menghormati ruang kerja jurnalistik dan kewenangan masing-masing.
Setelah dilakukan komunikasi dan klarifikasi, persoalan tersebut akhirnya dapat diselesaikan dengan baik.
Media dan Babinsa sepakat menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat komunikasi di lapangan.
Danramil 0401/Kota, Kapten Inf Adnan, menegaskan bahwa hubungan antara TNI dan insan pers harus dibangun melalui komunikasi, koordinasi, serta saling menghormati tugas dan kewenangan masing-masing.
Menurutnya, apabila terjadi perbedaan persepsi di lapangan, penyelesaiannya sebaiknya dilakukan melalui komunikasi yang baik agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
“Intinya kita sudah komunikasi dan menyelesaikan persoalan ini dengan baik. Media memiliki tugas jurnalistik, sementara Babinsa juga memiliki tugas pembinaan wilayah. Keduanya harus bisa berjalan bersama dan saling menghormati,” ujar Kapten Inf Adnan.
Ia berharap kejadian tersebut menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar setiap persoalan di lapangan dapat dikomunikasikan secara terbuka dan proporsional.
“Jangan sampai ada kesalahpahaman. Kalau ada persoalan, mari kita komunikasikan dan selesaikan dengan baik,” tambahnya.
Pertemuan tersebut ditutup dengan suasana penuh keakraban dan jabat tangan antara pihak media dan Babinsa sebagai tanda telah diselesaikannya persoalan.
Kedua pihak sepakat kembali membangun hubungan yang harmonis dan menjaga komunikasi demi terciptanya suasana yang kondusif, sekaligus memastikan fungsi kontrol sosial media dan tugas pembinaan kewilayahan dapat berjalan sesuai koridor masing-masing.
Jurnalis : Asman S



