News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Mengapa Mudah Haus Setelah Makan yang Manis?

Mengapa Mudah Haus Setelah Makan yang Manis?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

minum_air_berbuka_puasa_doktersehat_1
Photo Source: Flickr/Habibah Agianda

DokterSehat.Com– Setelah mengonsumsi makanan manis seperti permen, donat, atau kue, tenggorokan kemudian seperti terasa haus sehingga membuat kita ingin segera minum air dalam jumlah yang cukup banyak. Sebenarnya, apa sih penyebab dari hal ini?

Dalam dunia medis, kondisi ini disebut sebagai post-dessert thirst dan cukup wajar terjadi jika kita baru saja mengonsumsi makanan atau minuman yang manis. Karena alasan inilah pakar kesehatan tidak menyarankan kita untuk mengonsumsi minuman manis jika kehausan karena justru membuat rasa haus tak kunjung menghilang.

Dr. Caroline Apovian dari Boston University, Amerika Serikat menyebut munculnya sensasi haus ini disebabkan oleh peningkatan kadar gula darah setelah kita mengonsumsi makanan dan minuman manis. Tatkala gula masuk ke dalam sistem pencernaan tubuh, kandungan gula ini akan memasuki lambung dan akhirnya diserap dan memasuki aliran darah. Tubuh pun kemudian mengeluarkan sinyal membutuhkan air demi membantu partikel gula ini bergerak di dalam aliran darah sehingga tenggorokan pun akan langsung terasa haus dan membuat kita ingin minum lebih banyak air.

“Proses ini sangatlah cepat. Terkadang kita hanya membutuhkan waktu 5 atau 10 menit saja untuk mulai merasa haus setelah mengonsumsi makanan atau minuman manis,” ucap dr. Caroline.

Demi mengatasi sensasi haus ini, dr. Caroline pun menyarankan kita untuk langsung mengonsumsi air putih, bukannya minuman seperti teh manis, jus, cokelat panas, dan minuman-minuman manis lainnya. Tak hanya tidak mempan untuk mengatasi rasa haus, hal ini tentu akan membuat kadar gula dalam darah mengalami lonjakan tak terkendali yang dikhawatirkan bisa menyebabkan datangnya diabetes.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.