News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Perum Bulog Sub Drive Karawang Kebut Pengadaan Beras Buat Bantuan Pangan

Perum Bulog Sub Drive Karawang Kebut Pengadaan Beras Buat Bantuan Pangan


KARAWANG,ETIKANEWS.COM - Kepala Perum Bulog Sub Drive Kabupaten Karawang Jawa Barat melalui Bidang Humas Ahmad Firdaus menyampaikan bahwa terkait pengadaan beras sudah mulai berjalan.

Humas Perum Bulog Sub Drive Cabang Karawang Ahmad Firdaus mengatakan, terkait pengadaan Alhamdulillah sudah berjalan harga juga sudah mulai masuk dengan harga pembelian pemerintah sekarang. Ada releksasi jadi beras nya itu  Rp 11 ribu harganya. 

"Jadi ada releksasi dari pemerintah kalau bantuan awal nya kan  harga Rp 9.950 ribu sekarang  ada  relaksasi ada  penambahan jadi Rp 11 ribu per kilo untuk beras medium broken 20 % kemudian kalau untuk GKG  nya itu Rp 7400 per kilo ," kata Ahmad firdaus saat di wawancara oleh media Etika news Senin (29/04/2024)

Lebih lanjut Ahmad mengatakan, harga itu semua sudah sampai di gudang Bulog Alhamdulillah sekarang sudah berjalan dari total 10 gudang di Karawang dan Bekasi Alhamdulillah sudah jalan sudah ada realisasi.

"Untuk Kendal karena kan kita punya sepisifikasi yang harus di penuhi oleh temen -temen mitra mulai dari kadar air  itu maksimal 14%  broken nya maksimal 20% menirnya itu maksimal 2% nah itu Kendal si  lebih ke kadar air, jadi kemarin banyak yang kita tolak akhirnya karena tidak sesuai sepisifikasi," ucapnya.

Kadar airnya lebih dari 14%,15% gitu memang kan  mayoritas mitra di Karawang itu teknologi pengeringan nya masih konvensional ya jadi belum semua nya punya Dryer yang menggunakan mekanikal pakai listrik atau pakai  bahan bakar jadi rata- rata masih lantai jemur atau yang pengeringan konvensional lainnya itu yang jadi kendala.

"Tapi udah sampaikan bahwa kadar air sesuai sarat atau sepisifikasi yang diberikan oleh pemerintah itu kan harus 14%  jadi mereka harus memenuhi itu kalau lewat dari 14% ya mohon maaf kita  belum bisa terima karena kan seperti ketahui bersama beras medium yang kita serap itu kan memang akan kita simpan dalam waktu yang lumayan lama bisa sampai tiga bulan lebih," ujarnya.

Kalau kadar airnya tinggi itu nanti ada perubahan di kualitas bisa guning beras nya atau bisa  parah nya itu bisa ngarempel karena diatas 14% tergolong masih basah berasnya. Belum beras itu  masuk ke gudang kan ada pengecekan kualitas jadi pengecekan kadar airnya salah satu nya kadar air sebelum masuk ke gudang jadi kalau misalnya kadar airnya melebihi tidak kita terima.

"Kalau untuk tahapnya dalam satu rangkaian proses kalau kadar air itu kita minimal tiga kali sampai lima kali bisa nya ,cuma kalau di laporan di administrasi tiga kali  itu harus 14% maksimal kemudian dilakukan itu tadi pengecekan broken,menir terus kadar PH nya juga kita cek juga karena dari kadar PH kita bisa tahu ini beras lama atau beras  baru itu jadi PH nya tinggi ya zat asam nya tinggi beras lama," jelasnya.

Masih Firdaus mengatakan, Alhamdulillah metode pemeriksaan kualitas kita memang sudah komprehensif sesuai SNI juga jadi Alhamdulillah karena itu tadi karena barometer nya juga jelas kadar air segal macam jadi acuan kita juga kadar air harus sekian, broken sekian kalau diatas itu mohon maaf kita minta mitra kita kembali kan dulu minta mitra  perbaiki.

"Kalau harapan kami kalau terkait pengadaan yang pasti kita berharap kita bisa mencapai target kuantum yang sudah di tentukan kemudian kita juga harapan kita kepada temen -temen mitra," ucapnya.

Firdaus menambahkan, teman - teman  petani juga kita open bisa mereka mau suplai berapapun bahkan ada kalimat seperti ini jika ada mitra atau para petani yang bawa 1kilo pun ke gudang asal kan itu memenuhi kualitas kadar air, broken itu kita terima kita bayar hari itu juga cas and carry.

"harapan nya temen -temen mitra juga bisa menjual berasnya ke Bulog untuk stock cadangan beras pemerintah supaya bisa terpenuhi dan nanti nya akan di gunakan untuk program -program pemerintah seperti bantuan pangan, kemudian SPHP untuk meredam gejolak harga di pasar jadi kalau Karawang dan Bekasi punya stock yang cukup berarti kita kan bisa suport program -program yang di laksanakan oleh pemerintah,"pungkasnya.


Editor: Aep Apriyatna

Reporter: Asman Saepudin

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.