![]() |
| Program Mudik Pemkab Karawang Tahun 2026 |
KARAWANG,ETIKANEWS.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang memberangkatkan sebanyak 1.197 pemudik dalam Program Mudik Gratis Tahun 2026 dengan mengerahkan 23 armada bus. Pelepasan dilakukan di halaman Kantor Pemda Karawang, Selasa (17/3/2026), yang dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Karawang, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta jajaran lainnya.
Puluhan bus tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Karawang sebanyak 15 unit, perusahaan dan organisasi 6 unit, serta 2 unit dari Polres Karawang. Para pemudik diberangkatkan menuju 13 rute tujuan yang mencakup wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.
Adapun daerah tujuan meliputi Garut, Tasikmalaya, Kuningan, Cirebon, Brebes, Tegal, Pekalongan, Pemalang, Purwokerto, Solo, Semarang, serta dua rute tambahan yakni Yogyakarta dan Surabaya.
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan mudik gratis ini. Seluruh armada telah melalui proses ramp check guna memastikan kelayakan kendaraan untuk perjalanan jarak jauh.
“Pastikan rumah yang ditinggalkan dalam keadaan aman sebelum mudik. Kami juga sudah melakukan ramp check untuk seluruh kendaraan demi keselamatan bersama,” ujarnya.
Melihat tingginya minat masyarakat, Bupati Aep berencana menambah jumlah armada pada tahun mendatang hingga 25 bus, terutama untuk rute yang memiliki peminat tinggi. Selain itu, ia juga mempertimbangkan pembatasan maksimal lima orang per keluarga agar distribusi kursi lebih merata.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Kami berharap program ini ke depan semakin baik dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Selamat jalan, semoga selamat sampai tujuan. Atas nama Pemda Karawang, kami mengucapkan Selamat Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.
Sebagai informasi, jumlah peserta mudik gratis tahun ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Pada 2025 tercatat sebanyak 810 pemudik, sementara tahun 2026 mencapai 1.197 pemudik, dengan kuota yang habis hanya dalam waktu dua jam setelah dibuka.
Editor: Aep Apriyatna


