![]() |
| Humas Rumah Sakit Bayukarta, Yuda |
KARAWANG, ETIKANEWS.COM – Rumah Sakit Bayukarta Karawang yang beralamat di Jalan Kertabumi No.44, Karawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang bekerja sama dengan KNPI untuk membantu warga Desa Purwadana yang terdampak banjir, khususnya dalam pelayanan pengobatan bagi masyarakat sekitar.
Bidang Humas Rumah Sakit Bayukarta, Yuda, menyampaikan bahwa pihak rumah sakit selama ini kerap menjalin kerja sama dengan KNPI dalam berbagai kegiatan sosial, terutama yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Kita selalu bekerja sama dengan KNPI. Biasanya tenaga medis dari kami, karena kami kan rumah sakit yang memang memiliki dokter dan tenaga perawatan. Tinggal nanti disounding atau dibicarakan kira-kira bantuan apa yang bisa kita berikan,” kata Yuda saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/03/2026).
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak dalam kegiatan kemanusiaan, termasuk organisasi kepemudaan.
“Kalau misalnya bisa dari rumah sakit atau dari Pemuda Pancasila juga tidak apa-apa, tinggal nanti kira-kira bentuk pengobatannya seperti apa,” ujarnya.
Menurut Yuda, komunikasi terkait bantuan ini juga berawal dari kondisi banjir yang melanda Desa Purwadana. Ia mengaku memiliki hubungan baik dengan pengurus KNPI dan pemerintah desa setempat.
“Kemarin dari Desa Purwadana yang terdampak banjir, saya juga berkomunikasi dengan Pak Lukman dari KNPI, sahabat lama, juga dengan Pak Lurah Suryana. Jadi kalau memang ada kegiatan seperti itu, selama kita bisa saling membantu dan menolong, tentu tidak ada salahnya,” jelasnya.
Selain kegiatan pengobatan, Rumah Sakit Bayukarta juga rutin melakukan berbagai program sosial lainnya untuk masyarakat sekitar. Salah satunya membantu penanganan gizi buruk melalui kerja sama dengan fasilitas kesehatan setempat.
“Untuk warga sekitar sebenarnya bukan hanya dalam kegiatan bakti sosial saja. Seperti di Puskesmas Karawang Kulon, setiap bulan kami memberikan bantuan telur untuk anak-anak yang mengalami gizi buruk,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa rumah sakit kerap menyalurkan bantuan berupa fasilitas kesehatan yang masih layak pakai kepada posyandu maupun puskesmas.
“Misalnya posyandu membutuhkan tempat tidur pemeriksaan yang masih layak pakai tetapi sudah tidak kami gunakan, biasanya kami serahkan ke sana. Daripada dibiarkan rusak di sini, lebih baik dimanfaatkan untuk masyarakat,” tambahnya.
Dalam kegiatan pengobatan bagi warga terdampak banjir nanti, Rumah Sakit Bayukarta akan menurunkan tim medis lengkap, mulai dari dokter umum, perawat, hingga apoteker. Bahkan jika diperlukan, tim analis laboratorium juga akan dilibatkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.
“Kalau memang banyak warga yang perlu diperiksa, tim laboratorium juga akan kami turunkan. Karena saat ini keluhan penyakit di Indonesia banyak yang berkaitan dengan kondisi lingkungan, seperti tipus dan demam berdarah,” pungkasnya.
Jurnalis: Asman Saepudin
Editor: Aep Apriyatna

.jpg)
