![]() |
| Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) di Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Bandung |
BANDUNG, ETIKANEWS.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), meninjau langsung layanan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Bandung, untuk memastikan berbagai aduan masyarakat terkait proses penerimaan peserta didik baru dapat ditangani dengan baik.
Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) dilakukan sebagai upaya untuk mendeteksi berbagai kendala yang berpotensi muncul selama pelaksanaan SPMB. Melalui pemetaan tersebut, berbagai persoalan dapat diketahui lebih awal sehingga solusi dapat segera disiapkan.
Selain memantau pelayanan pengaduan, Gubernur juga mendorong Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk segera melakukan evaluasi terhadap pengelolaan aplikasi SPMB. Langkah ini dinilai penting guna meningkatkan kualitas pelayanan dan meminimalkan kendala teknis yang dikeluhkan masyarakat.
Meski masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian publik, Dedi mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir. Menurutnya, masih tersedia waktu yang cukup untuk melakukan pembenahan sehingga proses SPMB dapat berjalan lebih optimal.
"Saya minta masyarakat tidak perlu khawatir karena masih ada waktu untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan sistem," ujarnya.
Dedi juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi pelaksanaan SPMB. Ia menegaskan bahwa setiap indikasi pelanggaran harus dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Kalau memang ada, sebutkan siapa pelakunya, siapa gurunya, siapa pejabatnya, dan di mana kejadiannya. Laporkan saja, akan diproses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk memastikan pelaksanaan SPMB berlangsung secara transparan, akuntabel, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik di Jawa Barat.
Editor : Aep Apriyatna


