![]() |
| SMAN 1 Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat |
KARAWANG, ETIKANEWS.COM – SMAN 1 Klari memperoleh tambahan rombongan belajar (rombel) pada pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Penambahan tersebut berdampak pada meningkatnya kuota penerimaan peserta didik baru dari semula 440 siswa menjadi 506 siswa.
Ketua Panitia SPMB SMAN 1 Klari, Yogi Firmansyah, mengatakan penambahan kuota tersebut merupakan hasil rekomendasi penambahan jumlah rombel menjadi 46 kelas. Saat ini, pendaftaran tahap II yang berlangsung pada 30 Juni hingga 6 Juli 2026 dibuka untuk jalur Afirmasi dan Domisili.
"Awalnya kuota keseluruhan sebanyak 440 siswa. Setelah ada rekomendasi penambahan menjadi 46 kuota, total kuota meningkat menjadi 506 siswa. Untuk tahap kedua, kuota yang tersedia sebanyak 175 kursi," ujar Yogi kepada wartawan, Selasa (30/6/2026).
Meski kuota telah bertambah, Yogi mengungkapkan sistem aplikasi SPMB belum sepenuhnya menampilkan data terbaru. Akibatnya, jumlah kuota yang terlihat pada masing-masing jalur masih mengacu pada data sebelumnya.
Ia menjelaskan, kuota jalur Domisili yang seharusnya bertambah belum diperbarui di aplikasi karena masih menunggu proses sinkronisasi. Selain itu, jalur Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) yang seharusnya dialihkan ke jalur Domisili juga belum masuk ke sistem.
"Di aplikasi, kuota Domisili masih terlihat 46 kursi. Padahal seharusnya sudah bertambah karena ada kuota limpahan dari jalur KETM yang belum ter-input," jelasnya.
Yogi juga menyampaikan masih terdapat satu kursi kosong dari jalur Mutasi Orang Tua pada tahap pertama. Kursi tersebut berasal dari calon peserta didik yang mengundurkan diri karena memilih melanjutkan pendidikan di Jawa Tengah. Hingga kini, kuota tersebut juga belum masuk ke dalam sistem tahap II.
Panitia berharap pembaruan data pada aplikasi SPMB segera dilakukan agar informasi kuota yang diterima masyarakat sesuai dengan kondisi sebenarnya. Dengan demikian, proses pendaftaran dapat berlangsung lebih transparan dan tidak menimbulkan kebingungan bagi calon peserta didik maupun orang tua.
Jurnalis : Asman S
Editor : Aep Apriyatna


