![]() |
| Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibnu Fajar dan Tatas Pristyani |
KARAWANG, ETIKANEWS.COM – SMAN 1 Klari, Kabupaten Karawang, terus berupaya membangun budaya peduli lingkungan melalui program unggulan Tempat Makan Mandiri (TMM). Sejak diluncurkan pada November 2025, seluruh siswa diwajibkan membawa tempat makan dan minum sendiri, seperti tumbler dan kotak makan, sebagai langkah nyata mengurangi penggunaan sampah plastik di lingkungan sekolah.
Kepala SMAN 1 Klari melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibnu Fajar, S.Pd, mengatakan program tersebut berjalan seiring dengan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah.
"Pada awalnya siswa menerima MBG terlebih dahulu. Selanjutnya, saat jam istirahat, termasuk selama kegiatan MPLS hingga sekarang, siswa dibiasakan membawa bekal atau makanan ringan dari rumah menggunakan tempat makan dan minum milik sendiri," ujar Ibnu saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/7/2026).
Menurutnya, program TMM mendapat dukungan penuh dari seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, pengurus OSIS hingga guru piket. Setiap pagi, guru piket bersama anggota OSIS melakukan pemeriksaan di pintu gerbang untuk memastikan setiap siswa membawa tumbler dan kotak makan.
"Setiap siswa yang masuk gerbang akan dicek oleh guru piket dan petugas OSIS, apakah sudah membawa TMM atau belum," jelasnya.
Meski demikian, sekolah belum menerapkan sanksi bagi siswa yang lupa membawa perlengkapan tersebut. Pihak sekolah lebih mengedepankan pendekatan edukatif dengan memberikan pemahaman mengenai pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
"Kami terus mengingatkan siswa mengapa mereka harus membawa TMM. Tujuannya agar budaya peduli lingkungan tumbuh dan sampah plastik di sekolah bisa terus berkurang," tambahnya.
Saat waktu istirahat, para siswa tampak menikmati bekal dan makanan ringan yang dibawa dari rumah menggunakan tempat makan masing-masing. Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih, kebiasaan ini juga menjadi sarana membangun kebersamaan sekaligus membiasakan pola hidup sehat.
Selain menjalankan program TMM, SMAN 1 Klari juga terus memperkuat pembinaan karakter melalui berbagai program lainnya. Di antaranya sosialisasi larangan mengendarai sepeda motor bagi siswa yang belum cukup umur atau belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), serta penegakan tata tertib sekolah, khususnya terkait kedisiplinan dan kerapihan.
"Kami ingin membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peduli terhadap lingkungan serta taat pada aturan," ungkap Ibnu.
Setelah berjalan selama sekitar delapan bulan, program Tempat Makan Mandiri diharapkan menjadi budaya yang melekat di lingkungan SMAN 1 Klari dan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain. Pihak sekolah juga berharap dukungan orang tua terus menguat agar kebiasaan membawa bekal dan tumbler dari rumah dapat diterapkan secara berkelanjutan.
"Target kami jelas, menjadikan SMAN 1 Klari sebagai sekolah ramah lingkungan dengan lingkungan yang bersih dan minim sampah plastik," tutupnya.
JJurnalis : Asman S
Editor : Aep Apriyatna


