![]() |
| SMAN 1 Rawamerta menggelar kegiatan Jaksa Masuk Sekolah |
KARAWANG, ETIKANEWS.COM – Sebagai upaya membentuk karakter pelajar yang taat hukum dan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta bebas dari perundungan, SMAN 1 Rawamerta menggelar kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Karawang, Jumat (31/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kejaksaan Negeri Karawang menerjunkan empat tim yang memberikan penyuluhan hukum secara langsung kepada para siswa. Materi yang disampaikan berfokus pada peningkatan kesadaran hukum, khususnya mengenai bahaya bullying (perundungan) dan anti korupsi.
Kepala SMAN 1 Rawamerta, Aris Pratiwi, M.Pd., melalui Bidang Humas, Haris, S.Pd., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, program Jaksa Masuk Sekolah menjadi sarana edukasi yang sangat penting bagi para pelajar.
"Alhamdulillah, pada 31 Juli 2026 SMAN 1 Rawamerta mendapat kunjungan dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Karawang melalui kegiatan Jaksa Masuk Sekolah. Ada empat tim dari Kejaksaan yang hadir dengan tujuan bersilaturahmi sekaligus memberikan sosialisasi mengenai kesadaran hukum," ujar Haris saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (3/8/2026).
Haris menjelaskan, para jaksa memberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk bullying, sanksi hukum yang dapat dikenakan kepada pelaku, serta dasar hukum yang mengaturnya, termasuk ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan peraturan perundang-undangan lainnya. Selain itu, siswa juga dibekali pemahaman tentang pentingnya menanamkan sikap antikorupsi sejak usia dini.
"Intinya, anak-anak diharapkan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, baik terkait bullying maupun korupsi. Ketika mereka memahami bentuk pelanggaran beserta sanksi hukumnya, InsyaAllah mereka akan berpikir dua kali untuk melakukannya karena mengetahui bahwa setiap perbuatan memiliki konsekuensi hukum yang diatur dalam undang-undang," jelasnya.
Menurut Haris, sekolah berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang harmonis sesuai dengan nilai-nilai Pelajar Pancasila.
"Kami ingin mewujudkan lingkungan sekolah yang harmonis, tenang, rukun, serta saling menghargai. Tidak ada lagi tindakan mengejek, menghina, merendahkan, maupun bentuk perundungan lainnya. Dengan begitu, suasana belajar menjadi aman, nyaman, tenteram, sehingga dapat mendorong lahirnya prestasi yang lebih baik," ungkapnya.
Di akhir keterangannya, Haris berharap sosialisasi tersebut mampu meningkatkan kesadaran hukum para siswa sehingga mereka dapat menghindari perilaku yang melanggar hukum.
"Semoga setelah mendapatkan pemahaman tentang hukum, khususnya mengenai bullying dan korupsi, anak-anak mampu menjaga diri, menjauhi tindakan yang melanggar hukum, serta semakin sadar akan konsekuensi dari setiap perbuatan. Harapan kami, lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif benar-benar dapat terwujud," tutupnya.
Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ini disambut antusias oleh para siswa. Melalui program tersebut, Kejaksaan Negeri Karawang bersama SMAN 1 Rawamerta berharap dapat menanamkan budaya sadar hukum sejak dini sebagai langkah preventif dalam mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja dan perilaku menyimpang di lingkungan sekolah.
Jurnalis : Asman S


