![]() |
| Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepala SMAN 1 Pakisjaya di Purwakarta |
KARAWANG,ETIKANEWS — Upaya Media EtikaNews meminta klarifikasi terkait pengelolaan dan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMKN 1 Pakisjaya, Kabupaten Karawang, belum memperoleh jawaban substantif dari pihak sekolah.
Kepala SMKN 1 Pakisjaya, Sudarma, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu 21/10/2026) menyampaikan bahwa dirinya sedang mengikuti bimbingan teknis (bimtek) di Purwakarta. Dalam pesan tersebut, Sudarma juga mempertanyakan surat resmi yang menjadi dasar permintaan konfirmasi dari media.
“Saya lagi bimtek di Purwakarta, Kang. Surat, nomor dan kop suratnya mana,” demikian jawaban Sudarma kepada EtikaNews.
Pernyataan tersebut menjadi catatan dalam proses konfirmasi yang dilakukan redaksi. Sebelumnya, EtikaNews telah menyampaikan sejumlah pertanyaan mengenai pengelolaan Dana BOS, mulai dari total penerimaan anggaran tahun 2025 dan 2026, jumlah peserta didik sebagai dasar perhitungan, rincian penggunaan anggaran, kesesuaian realisasi dengan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), hingga transparansi serta pertanggungjawaban penggunaan dana.
Namun, hingga konfirmasi melalui WhatsApp tersebut dilakukan, pertanyaan mengenai substansi pengelolaan Dana BOS itu belum mendapatkan jawaban.
Permintaan Sudarma mengenai surat resmi menjadi hal yang akan ditindaklanjuti redaksi. EtikaNews akan menyampaikan kembali permohonan konfirmasi secara tertulis dengan identitas media, nomor surat, dan kop surat sebagaimana diperlukan untuk memperjelas maksud serta ruang lingkup pertanyaan.
Meski demikian, persoalan yang hendak diklarifikasi tetap penting untuk dijawab. Pengelolaan Dana BOS menyangkut penggunaan anggaran pendidikan yang harus dilaksanakan sesuai ketentuan, disertai pencatatan dan pertanggungjawaban yang memadai.
Masyarakat, khususnya warga sekolah, memiliki kepentingan untuk mengetahui bagaimana anggaran pendidikan direncanakan, digunakan, dan dipertanggungjawabkan. Karena itu, penjelasan dari pihak sekolah dibutuhkan agar informasi yang beredar tidak hanya bertumpu pada asumsi atau keterangan sepihak.
EtikaNews menegaskan bahwa konfirmasi ini bukan tuduhan adanya penyimpangan dalam penggunaan Dana BOS di SMKN 1 Pakisjaya. Langkah tersebut merupakan bagian dari verifikasi jurnalistik untuk memperoleh informasi yang akurat dan berimbang.
Redaksi tetap membuka ruang bagi Kepala SMKN 1 Pakisjaya, Sudarma, untuk memberikan penjelasan mengenai pengelolaan dan realisasi Dana BOS tahun anggaran 2025 dan 2026, termasuk dokumen atau ringkasan anggaran yang dapat diakses publik sesuai ketentuan yang berlaku.
EtikaNews akan terus berupaya meminta klarifikasi hingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
red



