Advertesiment

Bangun Gedung Baru Saat Kelas Rusak, SDN Tegalsawah 1 Jadi Sorotan Publik

Redaksi
03 July 2026, July 03, 2026 WIB Last Updated 2026-07-03T07:51:19Z

Pembangunan gedung baru SDN Tegalsawah 1, Kecamatan Karawang Timur

 

KARAWANG, ETIKANEWS.COM – Pembangunan sebuah gedung baru di lingkungan SDN Tegalsawah 1, Kecamatan Karawang, Timur, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan publik. Pasalnya, di tengah kondisi sejumlah ruang kelas yang mengalami kerusakan, sekolah justru melaksanakan pembangunan gedung yang diduga merupakan kantor baru.



Sejumlah warga mempertanyakan skala prioritas penggunaan anggaran sekolah. Mereka menilai kebutuhan yang seharusnya didahulukan adalah perbaikan ruang kelas agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.



Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kondisi beberapa ruang kelas sudah cukup memprihatinkan. Bahkan, menurutnya, terdapat bagian atap yang masih menggunakan terpal plastik sebagai penutup sementara.



"Anggaran Dana BOS seharusnya digunakan untuk kebutuhan yang lebih penting, seperti memperbaiki ruang kelas yang sudah rusak. Kondisi atapnya juga masih menggunakan terpal plastik," ujarnya, Rabu (2/7/2026).



Warga juga mempertanyakan pembangunan gedung baru yang dinilai belum menjadi kebutuhan mendesak. Menurutnya, sekolah masih memiliki ruang kantor yang dapat digunakan.



"Malah membangun yang bukan menjadi prioritas. Ruang kantor juga masih ada. Dari mana sumber anggarannya? Patut diduga menggunakan Dana BOS. Kalau memang benar, tentu harus ada penjelasan dan pengawasan agar tidak terjadi penyalahgunaan anggaran," katanya.



Selain itu, warga menyinggung pembangunan taman sekolah pada tahun sebelumnya yang disebut menghabiskan anggaran sekitar Rp40 juta.



"Tahun lalu juga ada pembangunan taman dengan anggaran sekitar Rp40 juta," tambahnya.



Saat ETIKANEWS.COM mendatangi lokasi, terlihat sejumlah pekerja sedang melakukan pembangunan. Namun, salah seorang pekerja memberikan keterangan berbeda. Ia mengatakan bangunan yang sedang dikerjakan bukan kantor, melainkan gudang sekolah.



"Baru berjalan dua hari, Pak. Ini untuk membuat gudang sekolah," ujarnya.



Perbedaan informasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai fungsi bangunan yang sebenarnya. Warga berharap pihak sekolah dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai sumber anggaran maupun tujuan pembangunan tersebut.



Masyarakat juga berharap Kepala SDN Tegalsawah 1 lebih mengutamakan kebutuhan peserta didik, khususnya perbaikan ruang kelas yang dinilai lebih mendesak dibanding pembangunan gedung baru.



Sebagai bentuk pengawasan terhadap penggunaan anggaran negara, warga meminta agar instansi yang berwenang melakukan pemeriksaan apabila ditemukan indikasi pelanggaran dalam pengelolaan anggaran sekolah.



"Kami berharap penggunaan Dana BOS benar-benar sesuai peruntukannya dan mengutamakan kepentingan pendidikan. Jika diperlukan, kami meminta adanya audit agar semuanya menjadi jelas dan transparan," tutup warga.



Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SDN Tegalsawah 1 belum memberikan keterangan resmi terkait sumber anggaran maupun tujuan pembangunan gedung tersebut.


Jurnalis : Asman S

Editor : Aep Apriyatna

Komentar

Tampilkan

  • Bangun Gedung Baru Saat Kelas Rusak, SDN Tegalsawah 1 Jadi Sorotan Publik
  • 0

Berita Lainnya

Pemilu